oleh

Bahu-membahu, M1R Serahkan Hasil Galang Dana untuk Gempa Sulbar ke PMI Baubau

-BAUBAU-672 dibaca

Penulis : Ardilan

BAUBAU – Sebagai bentuk kepedulian sesama anak bangsa Indonesia, organisasi Maluku Satu (1) Rasa (M1R) Kota Baubau menyerahkan hasil penggalangan yang diperoleh dengan cara bahu-membahu berkeliling ke sejumlah tempat untuk korban gempa bumi di Mamuju dan Majene di Sulawesi Barat (Sulbar) ke Palang Merah Indonesi (PMI) cabang Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu malam 23 Januari 2020.

Ketua DPC M1R Kota Baubau, Ahmad Holil Ohorela mengungkapkan pihaknya menyerahkan donasi berupa uang tunai Rp 4,4 juta hasil berkeliling menggunakan sebuah mobil bus ke pasar, pelabuhan ferry hingga ke tempat penjualan ikan di Kelurahan Bone-bone, Kecamatan Batupoaro.

“Selain uang, sebelumnya juga kita serahkan beras 5 kilogram sebanyak 75 karung untuk disalurkan ke Sulawesi Barat,” ucap Ahmad Holil kepada MEDIAKENDARI.Com dikonfirmasi di markas PMI Kota Baubau.

Ia mengaku pihaknya mengumpulkan donasi uang tunai itu selama tiga hari. Karena terdapat urusan lainnya, tidak semua anggota M1R turut berpartisipasi.

“Anggota kami sekitar 115 orang. Tapi karena kesibukan, yang berpartisipasi hanya sebagian besar saja. Motivasinya, kedepan kami anak-anak Maluku di Kota Baubau bisa bermanfaat buat banyak orang. Bantuannya paling tidak dapat meringankan beban saudara-saudara kita disana (Sulbar),” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Baubau, Yulia Widiarti mengatakan pihaknya mengapresiasi keterlibatan M1R karena ikut terlibat mengambil dalam misi kemanusiaan yang dibuka oleh PMI dan menambah donasi yang terkumpul.

“Maluku satu rasa ini memang sejak kita buka posko sudah menawarkan diri untuk bergabung dengan palang merah untuk membantu membuka donasi tersebut,” ungkap Yulia.

Yulia membeberkan saat ini pihaknya tengah menginventaris bantuan-bantuan yang terkumpul untuk dikumpulkan menjadi satu.

“Beras digabung, obat-obatan, pempers digabung. Kurang lebih semua 27 karung. Dengan tambahan uang dari M1R dan yang kami kumpul, total uang tunai Rp 26,4 juta. Kalau bukan besok, lusa kita kirim ke provinsi (PMI Sultra),” katanya.

Terkait pengiriman donasi, Yulia menyebut, pihaknya akan mengantar donasi dalam bentuk barang melalui jalur darat dengan menggunakan kendaraan berupa mobil truk atau pun pick up. Sedangkan untuk bantuan uang pihaknya masih memikirkan caranya terbaik.

“Kalau uang, apakah itu kita transfer atau sekalian diantar di provinsi nantinya,” ujarnya.

Ia menambahkan bantuan dari PMI Baubau sesuai rencana akan digabung ke tim Anoa Sultra bersama bantuan dari seluruh pihak untuk kemudian dibawa ke Sulbar.

“Bantuan se-Sultra akan dikirim melalui pesawat Hercules milik TNI,” imbuhnya.

Terkini