oleh

La Udu, 10 Tahun Menyendiri Dalam Gua

Reporter: Adhil
Editor: La Ode Adnan Irham

BAUBAU – La Udu, kakek tua kini usianya sudah 57 tahun. Ia tinggal sebatangkara di dalam gua bawah tebing daerah pesisir Kelurahan Kadolomoko, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hidup 10 tahun di dalam gua tanpa ditemani seorangpun, kakek La Udu bertahan hidup dengan mengandalkan hasil laut. Sebagian hasil laut yang diperoleh, dikonsumsinya sendiri dan sebagian lagi terkadang dijualnya untuk membeli bahan makanan serta keperluan hidupnya sehari-hari.

La Udu sejak lama ditinggalkan istrinya entah kemana. Ia juga tak dikaruniai seorang anakpun. Ukuran gua tempat tinggalnya sangat sempit, hanya bisa digunakan sebagai tempatnya tidur beralaskan selembar papan.

Bahkan kata kakek La Udu, saat musim ombak, tempatnya tidur seringkali terkena hantaman ombak. Meski demikian, tidak membutnya berupaya mencari tempat tinggal yang baru dan nyaman.

La Udu, kakek tua usia 57 tahun. Sudah 10 tahun hidup sebatangkara dalam gua bawah tebing pesisir Kelurahan Kadolomoko, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau. Foto – Adhil

Untuk menuju lokasi tempat tinggalnya, harus berjalan kaki kurang lebih 15 menit dari pemukiman warga melewati bibir pantai saat air laut surut dan saat air pasang, tidak ada akses lain selain menggunakan perahu. Itulah yang dilakukan kakek La Udu setiap harinya.

Ditemui di gua tempat tinggalnya, La Udu berkeinginan memiliki tempat tinggal yang layak, namun hal itu hanya sebatas harapan dan impinnya saja, mengingat kondisi ekonominya cukup sangat memprihatinkan, jauh dari kata layak.

“Sudah 10 tahun tinggal sendiri, mau juga punya rumah. Takut juga tinggal sendiri disini, tapi mau tinggal dimana lagi kalau bukan disini. Kalau malam cuma pake lampu pelita. Kalau makan, beli kausami, makan ubi, makan ikan juga,” cerita kakek La Udu ditemui, Senin 03 Februari 2020

Ditemui terpisah, Brigpol Rabodding, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kadolomoko mengatakan, kondisi kakek La Udu baru diketahui belum lama ini.

Saat itu, bersama masyarakat setempat tengah mencari seorang nelayan yang hilang saat melaut dan tanpa sengaja melihat kakek La Udu di dalam gua sempit tengah berbaring.

“Saat itu, kami langsung melaporkan ke pemerintah dan tokoh masyarakat setempat,” kata Brigpol Rabodding didampingi Serda Aafi, Bhabinsa Kelurahan Kadolomoko.

Bhabinsa Kadolomoko, Serda Aafi dan Bhabinkamtibmas Kadolomoko, Brigpol Rabodding, mengunjungi kakek La Udu di gua tempat tinggalnya. Foto – Adhil

Saat ini, melalui Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kadolomoko, tengah berupaya berkoodinasi bersama pemerintah dan tokoh masyarakat setempat untuk membantu mencarikan tempat tinggal layak untuk kakek La Udu.

Mereka berharap, kakek La Udu bisa mendapatkan tempat tinggal dan menjalani kehidupan sehari-hari secara layak. (A)

Terkini